Minggu, 15 Mei 2011

HAK ASASI MANUSIA

Deklarasi universal tentang haksasasi manusia (10 desember 1948) merupakan suatu dasar pelaksanaan umum bagi semua bagsa. Dari 30 pasal tsb dapat dilihat bahwa manusia secara individu dan semua orang yang beragama akan sependapat, namun manakala manusia telah memproklamasikan diri menjadi satu bangsa dalam satu negara maka status manusia individual akan menjadi status warga negara. Pemberian hak sebagai warga negara dibarengi pula dengan kewajiban sebagai warga negara.
Pendidikan kewarganegaraan yang merupakan mata kuliah wajib dan bertujuan supaya memiliki semangat juang yang tinggi dan kesadaran bela negara sesuai bidang profesi masing-masing demi tetap tegak dan utuhnya NKRI .
Pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi diberikan pemahaman filosofi secara ilmiah meliputi pokok bahasan :
1. Wawasan Nusantara
2. Ketahanan Nasional
3. Politik dan Strategi Nasional

Sudah kah kalian ketahui mengenai hak asasi yang dimiliki manusia? setiap manusia di dunia ini pasti memilikinya , salah satunya adalah Hak untuk hidup . Kebanyak yang sudah terpenuhi adalah negara negara maju , namun tidak semuanya , mayoritas yang hanya menerapkan demokrasi saja , Mungkin yang agak berat adalah pelanggaran Hak Asasi Manusia di china, negara besar bahkan kini menjadi wajah baru ekonomi dunia , sangat disayangkan karena tidak bisa memenuhi hak hak dari para warganya , di indonesialebih mendingan daripada di China , itupun setelah era reformasi Sebelum reformasi mungkin ada beberapa peristiwa yang dianggap “Melanggar hak asasi manusia” di indonesia :
Bagi rakyat kebanyakan, hidup di Jakarta tak seindah yang dibayangkan. Demi sesuap nasi, mereka harus bekerja tanpa mengenal waktu. Begitu pula yang dilakoni Muhammad Amin, seorang sopir bajaj. Pekerjaan ini dijalani selama 36 tahun. Penghasilan yang didapat buat menghidupi keluarga di kampung. Sehingga jangankan memiliki rum ah, bermimpi pun ia segan. Amin kini mengontrak sebuah kamar yang dihuni tiga orang. Semua dibayar dengan penghasilan dia yang terbatas. Amin mungkin satu contoh dari rakyat biasa, yang disebut Ketua DPR Marzuki Alie tak perlu ditanya pendapat soal gedung baru DPR. Marzuki beralasan karena ketidakmengertian, rakyat pasti akan menolak pembangunan gedung senilai Rp 1,2 triliun itu.
Rencana pembangunan Gedung DPR senilai Rp 1,168 triliun akan dimulai Oktober 2010 dengan ditandai peletakan baru pertama. Standar gedung baru tersebut lebih dari sekedar ruang kerja namun dilengkapi dengan fasilitas mewah seperti kolam renang, fitness centre, sekaligus tempat spa.
Keberadaan fasilitas mewah di gedung wakil rakyat itu diungkapkan Tim Leader Teknis Pembangunan Fisik Gedung DPR BudiSukada. Selain fasilitas tersebut, wujud Gedung DPR juga akan menyerupai mal karena di dalamnya akan disediakan tempat pijat refleksi, pertokoan, koperasi, apotek, dan fasilitas lain yang tersebar di seluruh gedung. Budi mengatakan, fasilitas itu disediakan untuk menunjang kinerja anggota DPR, terutama untuk menjaga kesehatan dan kebugaran para anggota DPR. Pembicaraan semakin hangat di jejaring sosial facebook dengan berbagai argumentasi masing-masing yang mayoritas menentangnya. Berikut ini kronologi tahapan pembangunan gedung itu, yang oleh aktivis ICW Febri Hendri, nilainya setara dengan 12 ribu gedung sekolah. Penjelasan dalam laman DPR memuat 14 poin terkait kronologi rencana pembangunan gedung yang desainnya mirip pintu gerbang itu. Yang menarik seiring berjalannya rencana itu, terjadi perubahan-perubahan dari rencana awal. Misalnya, ketinggian yang semula hanya 27 lantai menjadi 36 lantai karena berubahnya luas total bangunan dari 120.000 m2 menjadi 161.000 m2.
Penambahan luas yang berbuntut pada ketinggian gedung ini merujuk pada keinginan anggota yang ingin menambah staf ahlinya dari dua orang menjadi lima orang, serta penambahan fasilitas berupa ruang rapat kecil, kamar istirahat, KM/WC, dan ruang tamu.
Total biaya pembangunan gedung ini sekitar Rp1.162.202.186.793 (Rp1,162 triliun). Biaya sebesar ini belum termasuk anggaran untuk IT, sistem keamanan dan furniture. Rinciannya:
1. Biaya Konstruksi Fisik Rp1.125.074.721.000
2. Biaya Konsultan Perencana Rp19.126.270.257
3. Biaya Konsultan MK Rp16.876.120.815
4. Biaya Pengelolaan Kegiatan Rp1.125.074.721
Total biaya pembangunan gedung ini sekitar Rp1,162 triliun, belum termasuk anggaran untuk IT, sistem keamanan dan furniture dengan tambahan biaya sekitar Rp 5 miliar sehingga total sekitar Rp 1,168 triliun.

Konflik Lapindo saja Tak Kunjung Usai, kalau saya fikir betapa lucunya negri ini, seperti judul film layar lebar gitu loh…
Belum lagi kasus bom, Polisi hingga saat ini masih belum bisa mengungkap pelaku teror bom buku yang marak terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta dan sejumlah wilayah. Pasalnya, pelaku teror bom buku sangatlah mobile dan terus berpindah-pindah. "Proses masih berjalan. Saat ini masih berlangsung proses penyelidikan tindak pidana terorisme, tentu waktu itu tidak bisa dikatakan fix,. ini bukan suatu hitung-hitungan dalam ilmu pasti
Tapi anehnya lagi didalam dunia olahraga kok malah rebutan kedudukan, bikan malah mendukung dunia persepak bolaan Indonesia Nurdin Halid